Banyak Bank Akan Tumbang — Blockchain Media Indonesia

Investor kawakan Robert Kiyosaki kembali membuat ramalan bahwa sejumlah besar lembaga perbankan akan tumbang.

Dikutip dari DailyHODL, penulis Rich Dad Poor Dad tersebut meyakini bahwa krisis di industri perbankan masih jauh dari berakhir.

Kepada jutaan pengikutnya di platform Twitter, Kiyosaki memprediksi pemberi pinjaman hipotek yang berbasis di California, LoanDepot, kemungkinan besar berada di ambang kebangkrutan.

“Lebih banyak bank yang akan gagal. Kabarnya raksasa hipotek Loan Depot sedang terdesak. Bank-bank regional dan perusahaan pemberi pinjaman hipotek sedang jatuh,” tulis Kiyosaki memperingatkan.

LoanDepot dilaporkan mengalami kerugian sebesar US$610,40 juta tahun lalu meskipun telah melakukan pemangkasan 6.100 pekerjaan.

Menurutnya, krisis kemungkinan tidak akan berakhir dengan LoanDepot, dan sejumlah bank masih menghadapi tekanan yang besar.

“Harap berhati-hati. Saya tidak akan percaya apa pun yang dikatakan oleh Presiden Biden, Ketua Federal Reserve Powell, atau Menteri Keuangan Yellen. Berpikirlah sendiri,” timpal Kiyosaki.

Minggu lalu, Kiyosaki memperingatkan tentang kehancuran yang akan segera terjadi di sektor real estat.

Menurut mantan penulis buku keuangan terlaris tersebut, kejatuhan real estat yang akan datang kemungkinan akan jauh lebih buruk daripada kejatuhan pasar perumahan pada tahun 2008.

Kiyosaki sebelumnya juga telah membuat prediksi tepat perihal ambruknya lembaga perbankan Credit Suisse menyusul kegagalan Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank AS.

Robert Kiyosaki juga sebelumnya telah membuat ramalan tentang kegagalan Lehman Brothers pada 2008 lalu. Perusahaan tersebut menyediakan jasa keuangan global Amerika yang memicu krisis keuangan di seluruh dunia.

Kiyosaki meminta pengikutnya untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana yang diprediksinya dengan mengumpulkan logam mulia dan Bitcoin (BTC).

“Kebangkrutan real estat terbesar sepanjang masa. 2008 adalah Krisis Keuangan Besar. Apa yang akan dilakukan kota-kota dengan gedung perkantoran itu? Menjadi rumah bagi tunawisma. Dapatkan emas, perak, dan Bitcoin,” tutur Kiyosaki memberi nasihat.

Dalam sebuah podcast, Robert Kiyosaki kembali menyebut bahwa ia menyukai Bitcoin, karena itu adalah uang rakyat.

Menurutnya, emas, perak dan Bitcoin adalah subjek yang panas untuk dibahas saat ini, sementara properti tidak lagi dan menekankan bahwa dolar AS adalah “uang palsu.”

Pada saat penulisan ini, Bitcoin diperdagangkan seharga US$26.634, naik lebih dari 4 persen dalam 24 jam terakhir. [ab]

Harga BTC Tunjukan Beberapa Kerentanan Secara Teknikal, Bear Belum Tumbang? — Blockchain Media Indonesia

Harga Bitcoin (BTC) baru-baru ini mengalami penurunan, melampaui beberapa support penting dan masuk ke wilayah bearish.

Bitcoin memulai penurunannya di bawah level penting US$26,800 dan melanjutkan untuk menembus kedua support di US$26.500 dan US$26.200, menandai peralihan ke wilayah negatif.

Pergerakan turun ini mencapai pengujian sekitar US$26.000, dengan terbentuknya level terendah di sekitar US$26.026. Namun, telah terjadi sedikit pemulihan sejak saat itu.

Upaya Pemulihan pada Harga BTC 

Setelah penurunan tersebut, Bitcoin memulai pemulihan minor, melampaui level US$26.200. Harga berhasil naik di atas level retracement Fibonacci 23,6 persen dari penurunan baru-baru ini yang dimulai dari puncak swing US$26.712 dan berakhir di level rendah US$26.026.

Namun, kenaikan ini menghadapi resistensi karena bear atau penjual berusaha mencegah terobosan ke atas level US$26.500.

Saat ini, harga kesulitan untuk melewati level retracement Fibonacci 50 persen dari penurunan sebelumnya dari puncak swing US$26.712 ke level rendah US$26.026.

Level Teknikal Kunci

Berdasarkan laporan NewsBTC, saat ini Bitcoin diperdagangkan di bawah US$26.500 dan telah turun di bawah SMA 100 jam.

Resistensi terdekat di sisi atas terlihat di sekitar level US$26.400, dan juga terdapat garis tren bearish yang signifikan dengan resistensi di sekitar US$26.420 pada grafik per jam dari pair BTC/USD.

Resistensi signifikan berikutnya diharapkan di sekitar level US$26.500. Terobosan yang tegas dari level ini bisa membuka jalan bagi reli bullish, yang potensial mendorong harganya menuju resistensi US$27.000.

Kenaikan lebih lanjut bahkan bisa membuka peluang untuk mencapai US$27.500.

Jika Bitcoin (BTC) gagal memulai kenaikan baru di atas resistensi US$26.500, mungkin ia akan menghadapi tekanan penurunan berkelanjutan. Support tedekat di sisi bawah dapat ditemukan di sekitar level US$26.150.

Level dukungan signifikan berikutnya berada di sekitar $26,000. Jika Bitcoin mengalami penurunan di bawah level penting ini dan menutup di bawahnya, itu bisa memicu penurunan signifikan lainnya, yang mungkin mengarah ke zona dukungan berikutnya di $25,400. Kerugian lebih lanjut bahkan bisa menguji level psikologis $25,000. [st]

 

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.