Ini Saran Milyarder AS Soal Aturan Crypto AS — Blockchain Media Indonesia

Milyarder Mark Cuban menyampaikan saran perihal bagaimana Komisi Sekuritas dan Bursa AS, SEC hendaknya mengatur industri kripto, termasuk bagaimana regulator harus menangani token kripto multi-fungsi.

Bintang acara Shark Tank dan pemilik tim NBA Dallas Mavericks, Mark Cuban, terlibat dalam diskusi panjang di Twitter tentang komisi SEC dapat mengatur sektor kripto.

Rekomendasi sang milyarder AS, mengikuti serangkaian tindakan penegakan hukum oleh pengawas sekuritas, termasuk menuntut bursa kripto Coinbase yang terdaftar di Nasdaq.

News Bitcoin mengutip, bahwa diskusi ini menyusul serangkaian tindakan penegakan hukum yang diambil oleh SEC terhadap beberapa bursa kripto terkemuka, termasuk Binance dan Coinbase.

Cuban mengatakan, pengawas sekuritas menargetkan bursa kripto Coinbase yang terdaftar di Nasdaq karena pelanggaran hukum sekuritas sebagai contoh.

Dalam sebuah cuitan pada hari Sabtu, dia menyampaikan bahwa proses registrasi yang saat ini ada yang tidak khusus untuk kripto tidak mengatasi bagaimana token akan diperdagangkan setelahnya.

“Dengan melakukan proses registrasi yang khusus untuk kripto, transparansi bagi perusahaan dapat meningkat secara dramatis,” kata Cuban memberi saran.

“Mereka dapat menghilangkan anonimitas. Menuntut pengungkapan tentang bagaimana dompet disimpan dan dikelola. Apa alamat dompetnya. Bagaimana dan di mana token akan diperdagangkan. Dan lain sebagainya,” timpal milyarder AS tersebut.

Coinbase dan beberapa perusahaan kripto lainnya telah menyatakan bahwa mereka mencoba untuk mendaftar dengan SEC tetapi tidak berhasil.

“Tidak ada jalur untuk datang dan mendaftar. Kami telah mencobanya, berulang kali,” kata CEO Coinbase, Brian Armstrong, setelah SEC mengajukan tuntutan terhadap platform perdagangan kriptonya.

Dalam kesempatan yang sama, Cuban juga menanggapi cuitan dari pengacara John E. Deaton.

“Jika Anda membaca pidato Hinman yang masih ada di situs SEC, di situ dinyatakan secara ketat, token atau koin atau apa pun yang disebut paket informasi digital tersebut, bukanlah sekuritas, ” katanya.

Jay Clayton menulis surat kepada Ted Budd pada tahun 2019 dan secara terbuka setuju dengan Hinman bahwa kontrak investasi tidak ketat melekat pada aset dan hanya berkaitan dengan cara aset tersebut dikemas dan ditawarkan.

Namun, Ketua SEC, Gary Gensler, telah mengatakan dalam beberapa kesempatan bahwa semua token kripto, kecuali bitcoin, adalah sekuritas.

Mengatur Token Kripto Multi-Fungsi

Mark Cuban juga mencuit di Twitter pada hari Minggu sebagai tanggapan kepada Deaton, bahwa elemen umum lain dari semua aset yang disebutkan dalam Howey adalah bahwa mereka adalah fungsi tunggal.

“Belum pernah ada pengujian tentang utilitas multi-fungsi dari sebuah token. Ketika aset memiliki fungsi multi, tidak mungkin menentukan niat pemilik, pembeli, atau penjual, dan itulah mengapa SEC perlu menawarkan proses registrasi yang khusus untuk token kripto dan aset digital multi-fungsi di masa depan,” ujarnya.

Cuban menambahkan, memikirkan lebih jauh tentang kebutuhan akan bentuk registrasi yang berbeda untuk token multi-fungsi oleh SEC, ada preseden hukum.

“Lihatlah konten. Ada merek dagang, hak cipta, izin kliring, lisensi musik untuk pertunjukan langsung, lisensi musik untuk on-demand atau dijual, aturan lisensi video, domain publik, dan lain sebagainya. Semua konten sekarang digital. Semua akan tetap digital,” tegasnya.

Dia menambahkan, jika semua bisa memiliki kerangka hukum untuk konten digital yang mencakup berbagai jenis media, SEC dapat melakukan hal yang sama untuk registrasi token untuk berbagai jenis token. [ab]

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.