Shiba Inu Pulih, Kalahkan Meme Coin Lain — Blockchain Media Indonesia

Salah satu meme coin popular, Shiba Inu (SHIB), telah pulih dan mengalahkan meme coin lainnya di industri kripto.

Meskipun kinerja harga tokennya tidak selalu menguntungkan, pesaing Dogecoin ini telah melakukan kemajuan yang signifikan dalam hal utilitasnya.

Membedakan diri dari meme coin lainnya, Shiba Inu telah aktif terlibat dalam upaya pengembangan dan pembaruan rutin. SHIB berusaha menjadi proyek yang bukan sekadar token lelucon.

Shiba Inu Pulih 

Watcher News melaporkan, harga Shiba Inu (SHIB) baru-baru ini mengalami lonjakan yang signifikan. Harga token Shiba Inu telah pulih dalam tujuh hari terakhir.

Data dari CoinMarketCap menunjukkan bahwa harga SHIB telah terapresiasi sebesar 8,5 persen selama seminggu terakhir.

Lonjakan tersebut melebihi kenaikan yang dicapai oleh Bitcoin dan altcoin utama lainnya dalam kurun waktu yang sama. Bahkan meme coin terkemuka, Dogecoin, hanya mengalami kenaikan sebesar 1,6 persen dalam tujuh hari terakhir.

Meski telah pulih, Shiba Inu masih jauh dari level tertinggi sepanjang masanya, karena harga saat ini juga belum begitu jauh dari harga di awal tahun ini, dampak dari crypto winter.

Pemulihan terbaru Shiba Inu telah memicu minat kembali di kalangan penggemar dan investor kripto.

Banyak yang dengan cermat memantau perkembangannya, menganggap pemulihan yang signifikan ini sebagai tanda positif bagi masa depan si Dogecoin Killer.

Aktivitas di Metaverse Shiba Meningkat

Di sisi lain, Direktur Alpha di Shiba Inu Games William Volk mengungkapkan adanya peningkatan aktivitas di metaverse Shiba Inu.

Watcher News melaporkan, ruang metaverse Shiba seperti Rocket Pond, Ryoshi Plaza, Game Builder dan beberapa lainnya telah mencetak peningkatan hype, di tengah lesunya sektor ini di tahun 2023.

“Sementara trailer Rocket Pond yang baru saja dirilis menunjukkan kualitas visual tingkat AAA dari metaverse Shiba Inu, hal yang menginspirasi saya, sebagai desainer atau produser video game lama, adalah kualitas interaktivitas di metaverse,” ujar Volk.

Ia pun mengatakan bahwa metaverse Shiba Inu telah mengalami perubahan drastis untuk memanjakan pengguna, di mana tim telah memodifikasi setiap lini dan menghadirkan hub baru.

“Tidak hanya akan ada aktivitas yang luar biasa, tetapi juga akan ada pengalaman bermain game berkualitas yang sesuai dengan level visual kami,” tambah Vlok.

Volk pun berharap bahwa Ryoshi Plaza dapat menjadi pusat dari SHIB: The Metaverse karena keistimewaannya. Hingga pada saat penulisan, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait Ryoshi Plaza, yang bisa kita pantau di Twitter resmi mereka. [st]

 

 

SHIB Pulih 37 Persen, Bagaimana Berikutnya? — Blockchain Media Indonesia

Setelah mengalami penurunan yang panjang, harga token Shiba Inu (SHIB) telah berhasil pulih, naik sekitar 37 persen.

Meski telah berhasil pulih, investor tetap mewaspadai adanya penyusutan minat terhadap pesaing Dogecoin ini, mewaspadai aksi take profit yang liar karena penyokong pertumbuhannya masih diamati.

Harga SHIB Pulih 

Berdasarkan laporan Watcher News, investor saat ini tengah melirik memecoin baru seperti Pepe Coin, Wall Street Games, Bob Coin dan lain-lain.

Token-token tersebut, yang baru diluncurkan pada tahun 2023, telah menarik investasi yang signifikan, meninggalkan Shiba Inu dan bahkan Dogecoin.

Akibatnya, memecoin terkemuka mengalami tantangan dalam memperoleh perhatian dan menunjukkan sedikit aksi harga pada sisi teknikalnya.

Seiring hype SHIB yang tampaknya meredup, penurunan dikhawatirkan akan terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang, menelan pemulihan saat ini.

Kurangnya perkembangan dalam ekosistem, dengan Shibarium dan SHIB: The Metaverse yang masih belum memiliki tanggal rilis, turut berkontribusi terhadap penurunan minat terhadap Shiba Inu.

Tanpa kemajuan yang signifikan, memecoin ini akan kesulitan mempertahankan daya tarik dan daya saingnya.

Perkembangan Blockchain Layer-2 

Shibarium, blockchain layer-2 dan komponen penting dari ekosistem Shiba Inu, baru-baru ini mengalami reset dan pembaruan. Penjelajah blockchain Shibarium, Puppyscan, telah menerima peningkatan untuk meningkatkan fungsionalitasnya bagi komunitas.

Penambahan fitur baru terlihat pada tab yang terletak di bagian atas penjelajah blockchain tersebut.

Watcher News melaporkan bahwa, selama proses peningkatan Puppyscan, sempat terjadi gangguan sementara yang membuatnya tidak tersedia untuk beberapa waktu. Gangguan ini kemungkinan disebabkan oleh peningkatan yang sedang dilakukan.

Sementara itu, jaringan uji coba Shibarium, yang dikenal sebagai Puppynet, telah mencapai tonggak penting.

Menurut laporan PuppyScan, sejak diluncurkan pada tanggal 11 Maret, Shibarium beta telah memproses total 20.138.053 transaksi.

Saat ini, jaringan uji coba terdiri dari 1.357.275 blok, dengan rata-rata durasi blok 8,3 detik dan terdapat 13.359.632 alamat dompet yang terkait.

Meskipun SHIB berhasil pulih dari kejatuhan terakhirnya, namun ini masih akan menghadapi tantangan baru.

Jika perkembangan pada ekosistemnya masih setengah-setengah, tanpa suatu tanda yang pasti, maka investor bisa saja beralih darinya ke aset crypto lain. Mari kita saksikan. [st]


Harga BTC Mulai Pulih, ETH Setali Tiga Uang? — Blockchain Media Indonesia

Pasar aset kripto menunjukan tanda pemulihan, dengan harga Bitcoin (BTC) yang melonjak mendekati level US$27.000.

Adapun, total kapitalisasi pasar aset kripto yang sebelumnya sempat turun ke level terendah tiga bulan lalu sebesar US$1,02 triliun, telah kembali menguat ke US$1,08 triliun.

Selain itu, Ethereum (ETH) juga kembali menghijau dengan kembali bertengger mendekati level US$1.750.

Harga BTC Mulai Pulih 

Kenaikan juga diikuti sebagian besar altcoin lainnya yang juga ikut menguat seperti Solana (SOL) dan Polygon (MATIC). SOL kembali menguat ke US$16.20 naik 4,42%, MATIC menguat ke US$0,616 naik 3,06% dalam 24 jam terakhir.

“Awal minggu ini terlihat adanya upaya recovery Bitcoin jika dilihat dari sisi harga. Berbagai sentimen positif dapat menjadi katalis, seperti kelanjutan berita bahwa SEC telah sepakat tidak membekukan aset Binance AS pada akhirnya memberikan titik terang sementara,” ujar Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha.

Menurut Panji, selain kabar tersebut, terdapat beberapa katalis positif yang mendorong upaya pemulihan harga BTC.

Manajer aset terbesar dunia yaitu BlackRock, telah mengajukan Bitcoin sebagai Exchange-Traded Fund (ETF), salah satu instrumen investasi yang menggunakan BTC sebagai nilai aset dasar.

Jika spot Bitcoin ETF ini mendapatkan persetujuan oleh SEC, maka berpotensi menjadi katalis positif bagi BTC karena adanya peluang likuiditas baru yang kemungkinan besar masuk dari institusi yang membeli ETF tersebut.

“Jika disetujui oleh SEC, maka hal ini dapat mendorong berbagai manajer aset besar dunia untuk mengajukan Bitcoin sebagai ETF dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset kripto, khususnya Bitcoin. Hal ini dapat menjadi sentimen positif bagi BTC menjelang halving day pada 2024 mendatang. Bitcoin secara historis mengalami akumulasi yang kuat terhadap setiap menjelang halving day. Hasil serupa dalam 10 bulan ke depan akan mendukung kenaikan di paruh kedua tahun 2023,” ujar Panji.

Sementara itu, Bitcoin dominance mencapai 50 persen untuk pertama kalinya dalam 2 tahun terakhir. Pengajuan ETF spot Blackrock dan tindakan keras SEC AS terhadap aset kripto mendorong investor menuju BTC.

Sekadar informasi, Bitcoin dominance adalah ukuran persentase dari nilai pasar Bitcoin dalam total kapitalisasi pasar seluruh aset kripto yang ada.

Berdasarkan data Coinmarketcap yang diakses pada hari Selasa (20/6/2023) pagi pukul 08.00 WIB, Bitcoin dominance (BTC.D) bertengger di 50,05 persen.

“Ini berarti Bitcoin menyumbang setengah dari total kapitalisasi pasar aset kripto US$1,08 triliun dengan kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini mencapai US$522 milyar,” tambah Panji.

Katalis positif lainnya adalah dari serangkaian data ekonomi AS seperti Indeks Harga Konsumen (IHK) AS tahunan yang turun menjadi 4 persen di bulan Mei, di bawah ekspektasi 4,1 persen yaitu mencapai level terendah sejak Maret 2021.

Selain itu, FOMC The Fed pada pekan lalu juga mempertahankan suku bunga di 5,00 persen-5,25 persen, menjadi katalis positif bagi Bitcoin dan aset kripto lainnya.

Dari sisi industri aset kripto dilaporkan perkembangan adopsi kripto di Asia juga berlanjut, BOCI, bank investasi yang dimiliki oleh Bank of China, berhasil menerbitkan tokenisasi sekuritas (efek) di blockchain Ethereum dengan bantuan UBS.

Tokenisasi sekuritas yang diterbitkan adalah nota terstruktur senilai 200 juta CNH, setara  US$28 juta atau Rp414,94 milyar, yang sepenuhnya digital.

Itu menjadikan BOCI sebagai lembaga keuangan tradisional (TradFi) Tiongkok pertama yang menerbitkan tokenisasi sekuritas di Hong Kong.

Dari dalam negeri, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) telah merilis daftar terbaru yang terdiri dari tambahan-tambahan aset kripto, yang saat ini berjumlah 501 aset yang legal dan boleh diperdagangkan di Indonesia.

Daftar tersebut tercantum dalam Peraturan Bappebti (PerBa) Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

Daftar terbaru aset kripto yang legal dari Bappebti dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam melakukan perdagangan aset kripto, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan investor Indonesia dalam perdagangan aset kripto.

Analisis Teknikal Bitcoin dan Ethereum Minggu ini

Kemarin pagi (20/6/2023), harga BTC bergerak menguat mendekati level US$27.000. Selanjutnya, BTC berupaya untuk breakout area descending upper trendline.

Jika berhasil breakout, BTC akan menguat ke area MA-100 di US$27.580. Sebaliknya, Jika breakdown area descending upper trendline, maka BTC berpotensi akan melemah ke area dynamic support MA-20 di US$26.400.

Sementara, indikator Stochastic bergerak memasuki zona jenuh beli dan MACD histogram bar dalam momentum bullish.

Secara teknikal, pekan lalu harga ETH berhasil rebound dari MA-200 dan kembali membangun momentum dengan menguat ke level US$1.740. Selanjutnya, ETH berpotensi akan menguji area MA-20 di kisaran US$1.790.

Jika berhasil breakout MA-20, maka ETH akan lanjut menguat ke US$1.845. Sebaliknya, jika gagal ETH akan lanjut melemah menuju dynamic support MA-200 yang berada di kisaran US$1.645.

Indikator Stochastic menguat di bawah area jenuh beli dan MACD histogram dalam momentum bearish yang terbatas. [st]

 

 

Ekonomi Global Masuk Fase Pulih, Crypto Ikut Serta? — Blockchain Media Indonesia

Dalam wawancara terbaru dengan Coin Bureau Clips, Pendiri dan CEO dari Real Vision, Raoul Pal, berbagi wawasan tentang ekonomi global dan kemungkinan persetujuan Bitcoin  dan Ethereum ETF berbasis spot.

Prediksi Pal memberikan gambaran tentang perkembangan crypto dan hubungannya dengan konteks ekonomi yang lebih luas.

Ekonomi Global Masuk Fase Pulih 

Berdasarkan laporan Coin Edition, Pal memulai dengan mengatasi kemungkinan persetujuan spot ETF untuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), menyarankan bahwa hal itu bisa menjadi kenyataan secepat kuartal keempat tahun ini.

Meskipun aplikasi ETF baru-baru ini ditolak, Pal menepis gagasan dendam pribadi terhadap pasar crypto dan lebih mengaitkan keterlambatan ini dengan komponen regulasi CME yang hilang.

Namun, Pal tidak mengecualikan kemungkinan persetujuan dalam waktu dekat.

Ia mengungkapkan keyakinan yang lebih besar akan persetujuan terjadi antara pertengahan 2024 dan awal 2025, periode yang bersamaan dengan apa yang ia spekulasi sebagai siklus bull berikutnya di pasar crypto.

Beralih perhatiannya ke ekonomi global, Pal mengungkapkan kekhawatirannya tentang perlambatan yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Ia menyarankan bahwa kewaspadaan pasar crypto selama periode ini mungkin disebabkan oleh antisipasi akan perlambatan ekonomi global. Menurut Pal, pasar saat ini berada dalam tahap awal dari fase pemulihan.

Pal kemudian memprediksi bahwa data makroekonomi dapat segera mengkonfirmasi bahwa ekonomi global sedang mengalami resesi atau berada di ambangnya.

Meskipun demikian, ia percaya bahwa trader dan dana institusi mungkin mulai berdagang seolah-olah pemulihan sudah dekat.

Perubahan sentimen pasar ini bisa menghasilkan peningkatan likuiditas yang mengalir ke pasar crypto, karena investor mengalokasikan lebih banyak modal ke kelas aset yang lebih berisiko, termasuk aset digital ini.

Selanjutnya, Pal memperkirakan lonjakan keterlibatan institusi di ruang crypto selama siklus pasar berikutnya. Arus masuk minat institusi ini memiliki potensi untuk mendorong harga crypto ke level tertinggi baru.

Pematangan pasar, dikombinasikan dengan adopsi institusi yang berkembang, bisa menjadi titik balik signifikan bagi industri aset digital ini. Mari kita saksikan. [st]

 

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.