Bitcoin Cash (BCH) Meroket 100 Persen Sepekan, Inikah Penyebabnya? — Blockchain Media Indonesia

Harga kripto Bitcoin Cash (BCH) telah mengalami kenaikan yang signifikan, terapresiasi sekitar 100 persen dalam satu minggu.

Kenaikan tersebut telah mendorong kapitalisasi pasar BCH mencapai US$4 milyar, menjadikannya aset dengan volume perdagangan tertinggi ketiga dalam 24 jam terakhir, di luar stablecoin.

Harga Bitcoin Cash Meroket 

Coinotag melaporkan bahwa, kenaikan minat tersebut dapat diatribusikan kepada beberapa faktor utama, termasuk hitungan mundur menuju halving, keputusan SEC mengenai klasifikasi kontrak investasi dan peluncuran bursa kripto EDX Markets yang didukung oleh lembaga keuangan terkemuka di AS.

Bitcoin Cash, seperti pendahulunya Bitcoin, sedang menunggu waktu halving. Berdasarkan data saat ini, momen halving pada Bitcoin Cash diperkirakan akan terjadi pada tanggal 6 April 2024, sekitar tiga minggu sebelum halving Bitcoin.

Peristiwa itu sangat penting bagi kedua aset kripto tersebut karena mengurangi reward blok bagi para penambang, yang pada akhirnya memperlambat laju penciptaan koin baru.

Hitungan mundur menuju halving ini memunculkan antisipasi dan sering kali memicu peningkatan minat terhadap kripto, yang berujung pada kenaikan harga aset.

Dampak Keputusan SEC

Keputusan yang diambil oleh SEC untuk mengecualikan aset kripto berbasis Proof-of-Work seperti Bitcoin dan Bitcoin Cash dari klasifikasi kontrak investasi telah memainkan peran yang signifikan dalam peningkatan minat terhadap BCH.

Keputusan tersebut efektif meningkatkan daya tarik dari kripto tersebut bagi para investor, karena sekarang dianggap berada di luar lingkup kontrak investasi dan oleh karena itu tunduk pada pengawasan regulasi yang lebih sedikit.

Akibatnya, Bitcoin Cash dan aset kripto serupa lainnya telah menarik perhatian investor yang mencari alternatif dengan potensi pertumbuhan sambil beroperasi di bawah tekanan regulasi yang lebih rendah.

Peluncuran EDX Markets

Peluncuran EDX Markets, sebuah bursa kripto yang didukung oleh lembaga keuangan terkemuka di AS, yaitu Citadel, Fidelity, dan Charles Schwab, juga turut meningkatkan minat terhadap Bitcoin Cash.

Sebagai salah satu dari empat aset kripto yang terdaftar di bursa tersebut, bersama Bitcoin, Ether dan Litecoin, BCH telah mendapatkan paparan dan kredibilitas yang signifikan.

Dukungan dari lembaga keuangan yang mapan memberikan kepercayaan diri kepada calon investor, karena mereka melihat bursa ini sebagai platform yang terpercaya untuk perdagangan kripto.

Hadirnya Bitcoin Cash di EDX Markets ini tanpa diragukan lagi telah berkontribusi pada kenaikan nilai terkini untuk kripto ini.

Prediksi Harga BCH 

CoinMarketCap melaporkan bahwa, harga BCH saat ini tengah berada di kisaran zona resistance penting di US$180 sampai US$189.

Diperkirakan, harga BCH dapat mencapai level psikologis US$200 jika mampu menembus zona resistance tersebut, menargetkan level US$259.

Namun, jika harga gagal menjalankan narasi di atas, maka potensi penurunan akan dapat terjadi, dengan target level US$165.

Untuk jangka pendek, support level di kisaran US$165 dapat menjadi titik pantul potensial jika harga gagal mempertahankan level tertinggi harian saat ini. Ini dapat membentuk higher low baru. [st]

 

Ini Penyebab Harga BCH Meroket 112 Persen dalam 7 Hari — Blockchain Media Indonesia

Harga Bitcoin Cash (BCH) mengalami lonjakan nilai sebesar 112 persen dalam sepekan usai terdaftar di EDX Markets. Ini penyebabnya.

Melansir dari Coinmarketcap, Kenaikan yang luar biasa ini dapat dikaitkan dengan dua faktor penting. Yakni, aplikasi BlackRock untuk bitcoin spot ETF dan peluncuran EDX Markets.

“Aplikasi terbaru BlackRock untuk bitcoin spot ETF telah memicu kegembiraan di pasar kripto. Minat ini menciptakan sentimen bullish di sekitar bitcoin dan proyek-proyek seperti bitcoin cash,” jelas Coinmarketcap dalam analisisnya.

Pengenalan EDX Markets juga menjadi katalis bagi lonjakan harga BCH baru-baru ini.

EDX Markets, sebuah platform perdagangan yang dirancang khusus untuk investor institusional, telah menarik perhatian besar karena didukung oleh perusahaan-perusahaan keuangan besar seperti Fidelity, Schwab, dan Citadel Securities.

“Meskipun platform ini tidak terdaftar di U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), asosiasinya dengan pemain terkemuka di dunia keuangan memberikannya kredibilitas yang signifikan,” imbuh website komprehensif tentang kripto tersebut.

Menurut Coinmarketcap, EDX Markets secara eksklusif mencantumkan empat mata uang kripto: bitcoin (BTC), ether (ETH), litecoin (LTC), dan bitcoin cash (BCH).

“Mencantumkan bitcoin cash di antara aset kripto yang didukungnya tampak seperti suara dukungan terhadap mata uang kripto tersebut, terutama dalam periode tantangan regulasi di industri ini, yang dikombinasikan dengan kontroversi yang selalu mengelilingi proyek ini.”

Apakah Sudah Terlambat untuk Membeli BCH?

Harga Bitcoin Cash (BCH) telah menunjukkan reli yang luar biasa selama seminggu terakhir, dan oleh karena itu, kemungkinan ada pertumbuhan lebih lanjut dengan adanya berita eksternal.

Melansir analisis dari Coingape, pembelian agresif seperti itu biasanya diikuti oleh periode koreksi yang menstabilkan tekanan jual dan memberikan kesempatan bagi pembeli untuk bernapas sebelum melanjutkan pemulihan sebelumnya.

“Oleh karena itu, harga BCH kemungkinan akan mengalami koreksi sebelum naik di atas US$260,” terang Coingape, dalam artikel belum lama ini.

Menurut Coingape, peningkatan harian sebesar 5 persen memberikan tanda konfirmasi untuk kenaikan bullish. Dengan pembelian yang berkelanjutan, harga Bitcoin Cash bisa naik lagi sebesar 11,5 persen untuk mencapai level US$260.

“Resistensi yang disebutkan di atas dapat bertindak sebagai resistensi utama yang dapat menghentikan pemulihan yang sedang berlangsung.”

Saat ini, bitcoin cash (BCH) diperdagangkan dengan harga US$224,76, yang menunjukkan peningkatan sebesar 16,7 persen dalam 24 jam terakhir dan lonjakan sebesar 112 persen dalam seminggu terakhir, menurut data dari CoinGecko.

Kapitalisasi pasar untuk bitcoin cash saat ini mencapai US$4.375.835.358, dengan pasokan beredar sebanyak 19 juta BCH.

BCH telah mengalami lonjakan signifikan, naik dari titik terendah dalam tujuh hari sebesar US$105,52 menjadi harga saat ini US$224,76.

Level resistensi saat ini adalah US$220 hingga US$230, dan indeks kekuatan relatif (RSI) pada kerangka waktu mingguan berada pada 89.

Jika resistensi di kisaran US$220 hingga US$230 berhasil ditembus, hal tersebut dapat membuka jalan untuk momentum kenaikan lebih lanjut dalam harga bitcoin cash (BCH). [ab]

MtGox Perpanjang Batas Waktu Pembayaran BTC dan BCH Senilai Rp56,88 Triliun — Blockchain Media Indonesia

Dalam kejadian mengejutkan, bursa kripto yang dulu sangat terkenal, MtGox, telah memutuskan untuk memperpanjang batas waktu pembayaran sekitar US$3,7 milyar, setara Rp56,88 triliun, dalam bentuk Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH) kepada krediturnya.

Keputusan ini, yang diumumkan oleh penyelenggara rehabilitasi MtGox, Nobuaki Kobayashi, menjadi angin segar bagi sebagian krediturnya, namun meninggalkan yang lain dengan ketidakpastian terus-menerus tentang nasib aset digital mereka.

MtGox Perpanjang Batas Waktu Pembayaran Kreditornya

Berdasarkan laporan Dailyhodl, awalnya dijadwalkan pada tanggal 31 Oktober 2023, batas waktu pembayaran MtGox kini telah diperpanjang selama setahun, menjadi tanggal 31 Oktober 2024.

Perpanjangan ini memunculkan pertanyaan tentang kemampuan bursa tersebut untuk memenuhi kewajibannya dan menunjukkan kompleksitas proses rehabilitasi.

“Penyelenggara rehabilitasi tidak akan dapat menyelesaikan pembayaran pada batas waktu Pembayaran Dasar, Pembayaran Sekaligus Awal dan Pembayaran Menengah, yang semuanya dijadwalkan pada tanggal 31 Oktober 2023. Oleh karena itu, dengan izin Pengadilan Distrik Tokyo, penyelenggara rehabilitasi telah mengubah batas waktunya…,” ujar Kobayashi.

Penting untuk dicatat bahwa perpanjangan ini tidak berlaku secara universal. Krediturnya yang gagal memberikan informasi penting tepat waktu akan tunduk pada batas waktu baru tanggal 31 Oktober 2024.

Sebaliknya, mereka yang telah mengirimkan rincian yang diperlukan akan menerima pembayaran mereka seperti yang telah dijadwalkan pada tanggal 31 Oktober 2023.

“Untuk kreditur rehabilitasi yang telah memberikan informasi yang diperlukan kepada Penyelenggara Rehabilitasi, pembayaran akan dibuat secara berurutan secepat akhir tahun ini… Di sisi lain, untuk kreditur rehabilitasi yang belum memberikan informasi yang diperlukan kepada Penyelenggara Rehabilitasi, Penyelenggara Rehabilitasi terus meminta kreditur rehabilitasi tersebut untuk memberikan informasi yang diperlukan sebelum pembayaran dilakukan, karena pembayaran belum berada dalam posisi untuk dimulai,” tambahnya.

Perkembangan ini telah memunculkan reaksi campuran dalam komunitas kripto.

Sementara sebagian kreditornya menyambut baik tambahan waktu ini, yang lain khawatir bahwa hal ini dapat lebih memperlambat penyelesaian kasus MtGox, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Sekadar informasi, MtGox terkenal karena aksi peretasan yang melandanya pada tahun 2011.

Saat itu, peretas memperoleh akses ke dompet yang berisi Bitcoin dan mencuri 850.000 koin BTC, yang saat itu bernilai US$500 juta. [st]

 

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.