Shiba versus Dogecoin, Mana yang Bisa Bikin Kamu Kaya Duluan? — Blockchain Media Indonesia


Shiba Inu (SHIB) versus Dogecoin (DOGE) telah menarik perhatian investor di seluruh dunia, mengubah para pendukung awal menjadi milyarder selama puncak lonjakan harga kripto pada tahun 2021.

Namun, kedua memecoin ini telah mengalami penurunan yang signifikan hampir 90 persen dari level tertinggi mereka setelah krisis pasar pada tahun 2022.

Sekarang, pertanyaan yang menghantui banyak investor adalah apakah proyek-proyek ini dapat mengulang kesuksesan luar biasa mereka dan yang mana yang memiliki potensi untuk menjadikan investor kaya raya dengan cepat.

Shiba Inu versus Dogecoin 

Peluncuran Shibarium Shiba Inu yang Menjanjikan 

Perjalanan Shiba Inu untuk merebut kembali kejayaannya sedang berlangsung, dengan peluncuran Shibarium yang sangat dinantikan. Pengenalan jaringan layer-2 baru ini berjanji untuk mendorong harga aset SHIB ke level baru yang lebih tinggi.

Berdasarkan laporan Watcher News, rencana ambisius proyek ini untuk menerapkan mekanisme pembakaran (burn) baru juga dapat menyebabkan penghapusan triliunan token SHIB dari peredaran setiap bulannya.

Jika berhasil, langkah ini dapat menciptakan keterbatasan pasokan dan meningkatkan permintaan terhadap SHIB, yang berpotensi meningkatkan nilai aset ini secara signifikan.

Dogecoin (DOGE) dan Keterkaitannya dengan Twitter 

Sementara itu, Dogecoin (DOGE) juga tak kalah ambisius, dengan desas-desus mengenai integrasinya ke fitur pembayaran Twitter, yang sekarang dikenal sebagai X. Figur berpengaruh di balik kemungkinan ini adalah Elon Musk, pemilik X.

Dukungan dan minat yang telah ditunjukkan Musk pada DOGE dapat membuka peluang baru bagi kripto berbasis meme ini, memberikannya akses kepada jutaan pengguna Twitter.

Jika DOGE menjadi bentuk pembayaran yang diterima di salah satu platform media sosial terbesar di dunia, kripto ini bisa mengalami lonjakan permintaan yang signifikan, dengan potensi mendorong nilainya melampaui level US$1 yang selama ini menjadi incaran.

Sebagaimana kedengarannya, perlu ditegaskan bahwa kedua proyek ini belum menetapkan tanggal peluncuran resmi untuk fitur-fitur tersebut.

Selain itu, kemungkinan DOGE diintegrasikan ke dalam fitur pembayaran Twitter masih bersifat spekulatif pada saat ini.

Meskipun Musk telah menunjukkan dukungan untuk gagasan tersebut, belum ada langkah konkret yang diambil. Para investor harus berhati-hati dan tidak mengandalkan sepenuhnya pada potensi-potensi perkembangan ini saat membuat keputusan investasi.

Jika kedua perkembangan tersebut benar-benar terjadi, dampak pada masing-masing memecoin bisa sangat berbeda.

Peluncuran Shibarium Shiba Inu (SHIB) dapat meningkatkan kegunaannya dan meningkatkan kecepatan transaksi, menjadikannya lebih menarik bagi komunitasnya.

Namun, mungkin tidak akan memunculkan minat yang sama di luar komunitas pengguna yang sudah ada.

Di sisi lain, jika Dogecoin (DOGE) benar-benar terintegrasi ke fitur pembayaran X Twitter, ini dapat secara signifikan memperluas skema penggunaannya, karena jutaan pengguna Twitter dapat melakukan transaksi menggunakan DOGE.

Penerimaan yang lebih luas ini bisa membawa DOGE melampaui level US$1 yang sulit dicapai, membuka peluang keuntungan yang lebih tinggi.

Jalur Menuju Status Milyarder 

Mengingat harga saat ini, mencapai status milyarder dengan DOGE tampaknya bisa lebih cepat terwujud daripada dengan SHIB.

Misalnya, jika DOGE mencapai harga US$1, memiliki 1 juta token sudah cukup untuk menjadi milyarder, dengan nilai sekitar US$731,578.

Jika DOGE mencapai harga sekitar US$10, maka ambang batas status milyarder akan berkurang menjadi 100.000 token saja, yang saat ini bernilai sekitar US$73,157. [st]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.