Shiba Inu (SHIB) Siap Melenting Lagi, Ini Indikatornya! — Blockchain Media Indonesia


Harga dari memecoin popular, Shiba Inu (SHIB), mungkin sedang bersiap untuk melenting lagi, seperti yang diindikasikan oleh analisis data terbaru yang diperoleh dari data on-chain Santiment.

Pada tanggal 5 Oktober, memecoin ini mencapai harga terendah lokal selama sesi perdagangan intraday dan beberapa indikator kunci sekarang menunjukkan potensi tren naik.

AMB Crypto melaporkan, salah satu indikator penting untuk mengidentifikasi titik terendah lokal ini adalah metrik Age Consumed.

Metrik ini menghitung jumlah token yang telah berpindah alamat pada tanggal tertentu, dikalikan dengan waktu sejak pergerakan terakhir.

Ketika terjadi lonjakan yang signifikan dalam metrik ini, itu mengimplikasikan bahwa token-token yang sebelumnya tidur telah mulai berpindah alamat.

Perubahan ini mengisyaratkan adanya perubahan tiba-tiba dalam perilaku pemegang jangka panjang, yang seringkali menjadi tanda perubahan besar dalam kondisi pasar.

Sebaliknya, penurunan dalam metrik Age Consumed mengindikasikan bahwa token-token yang sudah lama dipegang tetap berada di alamat dompet tanpa aktif diperdagangkan.

Oleh karena itu, setiap kali terjadi peningkatan dalam metrik ini, seringkali berdampak pada perubahan yang signifikan di pasar.

Data dari Santiment mengungkapkan bahwa Age Consumed SHIB mencapai 200,78 triliun pada tanggal 5 Oktober, mencatatkan nilai harian tertingginya dalam sebulan terakhir.

Pada hari itu, harga token meme ini ditutup pada level US$0.0000071 dan sejak itu mengalami kenaikan yang sedikit.

Indikator on-chain lain yang perlu diperhatikan adalah metrik Network Profit and Loss (NPL), yang juga menunjukkan bahwa SHIB mencapai harga terendah pada tanggal 5 Oktober.

Metrik NPL menghitung rata-rata keuntungan atau kerugian dari semua token yang berpindah alamat setiap harinya, membantu mengidentifikasi periode pengambilan keuntungan atau penyerahan pemegang token di jaringan.

Ketika NPL suatu aset mengalami penurunan, itu seringkali menandakan penyerahan singkat oleh pemegang tangan lemah dan kembalinya uang cerdas.

Biasanya, ini diikuti oleh kenaikan harga karena kelompok baru trader dan investor ini mulai mengumpulkan token.

Skenario ini terjadi pada SHIB pada tanggal 5 Oktober, dengan data dari Santiment menunjukkan bahwa NPL Shiba Inu turun menjadi -1,2 juta pada hari itu, bersamaan dengan kenaikan harganya.

shib

Saat menganalisis aktivitas perdagangan spot, penting untuk dicatat bahwa distribusi harian memecoin SHIB saat ini melebihi akumulasi. Selain itu, indikator momentum kunci menunjukkan sentimen hati-hati di kalangan trader.

Misalnya, indikator RSI berada pada level 43,70, MFI pada 37,28 dan CMF di bawah garis nol pada -0,00. Nilai CMF negatif mengindikasikan kelemahan pasar, menandakan potensi keluarnya likuiditas. [st]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.