Pelaku Pasar Masih Bullish — Blockchain Media Indonesia


Data on-chain menunjukkan sinyal harga BTC di mana para HODLer Bitcoin masih bullish dengan terus mengumpulkan aset crypto wahid baru-baru ini

Bitcoinist mengutip data dari perusahaan analitik Glassnode, bahwa pasokan Bitcoin yang tidak likuid saat ini tumbuh dengan tingkat yang mendekati puncak siklus.

Menurut nilai indikator saat ini, para investor ini sedang membeli dengan tingkat 194.500 BTC per bulan.

“Setelah reli pemulihan dari penurunan ini, para HODLers mulai mengumpulkan kembali Bitcoin, tetapi pembelian mereka tetap relatif ringan,” demikian Bitcoinist mengutip data tersebut, dalam artikel baru-baru ini.

Media crypto menambahkan, para investor meningkatkan BTC mereka karena perubahan pasokan yang tidak likuid telah mendekati titik tertinggi siklus yang terlihat selama periode konsolidasi sebelum reli pada bulan Januari.

“Meskipun akumulasi ini mungkin tidak memberikan dorongan bullish dengan sendirinya, fakta bahwa para HODLers ini terus membeli selama reli terbaru Bitcoin adalah tanda positif,” terang Bitcoinist.

Pasokan Bitcoin Tak-Likuid Melonjak

Source: Glassnode on Twitter

Masih dari data yang sama, grafik menunjukkan perubahan pasokan Bitcoin yang tak-likuid telah melonjak ke nilai yang sangat positif baru-baru ini.

Grafik tersebut menunjukkan tren sinyal dalam metrik perubahan pasokan BTC tak-likuid, yang mengukur perubahan dalam pasokan ini selama 30 hari.

“Yang mengimplikasikan bahwa kepemilikan investor yang dikenal karena menahan Bitcoin dalam jangka waktu yang lama telah meningkat,” imbuh Bitcoinist.

Bitcoinist melanjutkan, dalam grafik terlihat bahwa nilai indikator ini sebenarnya telah positif selama waktu yang cukup lama, kecuali beberapa periode singkat.

“Misalnya, pada Februari-Maret, para investor ini sedang mendistribusikan Bitcoin. Menariknya, puncak lokal aset tersebut bersamaan dengan penjualan ini, dan BTC kemudian mengalami penurunan tajam.”

Lebih lanjut, pasokan yang tak-likuid di sini merujuk pada jumlah total dompet yang dimiliki oleh entitas Bitcoin yang memiliki sedikit atau tidak ada riwayat pengeluaran koin mereka.

Sementara, entitas di sini adalah alamat tunggal atau kumpulan alamat yang Glassnode tentukan melalui analisisnya sebagai milik investor yang sama.

“Entitas yang telah melakukan penjualan dalam jumlah kecil akan menjadi investor Bitcoin dengan keyakinan tinggi, yang populer disebut HODLers.”

Pasokan para HODLers ini juga dapat dilacak menggunakan metrik pasokan pemegang jangka panjang (LTH), di mana LTH adalah investor yang membeli koin mereka lebih dari 155 hari yang lalu.

Namun, indikator pasokan LTH dapat tertinggal, karena hanya koin-koin yang berusia setidaknya 155 hari yang lalu yang dimasukkan ke dalamnya.

Jadi, jika beberapa investor yang berencana untuk menahan koin dalam jangka waktu yang lama melakukan pembelian, pasokan LTH tidak akan mencatat mereka sampai 155 hari kemudian.

Pasokan BTC tak-likuid ini mengatasi masalah tersebut karena menghitung semua koin yang kemungkinan akan masuk ke dalam kategori LTH berdasarkan pengalaman pembeli sebelumnya.

“Secara alami, metode ini tidak sepenuhnya akurat, tetapi tetap dapat memberikan gambaran tentang perilaku pembelian atau penjualan para HODLers.”

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan sekitar US$30.700, naik 2 persen dalam seminggu terakhir. [ab]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.