Metaverse SHIB Meluncur Akhir Tahun Ini? — Blockchain Media Indonesia


Shiba Inu (SHIB), ekosistem memecoin terbesar kedua dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$4,5 milyar, telah mulai menggoyahkan pandangan bahwa memecoin tidak memiliki penggunaan nyata.

Peluncuran bursa terdesentralisasi (DEX) ShibaSwap dan solusi skala layer-2 (L2) bernama Shibarium yang saat ini sedang dalam tahap beta menjadi langkah maju dalam arah ini.

Tetapi proyek yang paling dinantikan tanpa ragu adalah SHIB: The Metaverse, Jika semuanya berjalan lancar, para penggemar dapat menyaksikannya menjelang akhir tahun 2023.

Metaverse SHIB 

AMB Crypto melaporkan bahwa, metaverse dari ekosistem Shiba Inu telah menimbulkan sensasi sejak para pengembangnya membagikan teaser proyek ini pada Januari 2022.

Metaverse ini akan dikembangkan di jaringan L2 Shibarium, yang saat ini sedang mempersiapkan peluncuran mainnet.

Menurut para pengembang, metaverse ini akan menampilkan 100.595 lahan virtual. Pemilik lahan akan dapat menghasilkan pendapatan pasif dan mengumpulkan sumber daya dalam permainan.

Selain itu, mereka akan mendapatkan akses ke ruang pribadi di mana mereka dapat membangun dan mengelola proyek mereka sendiri.

Para pengembang Shiba Inu menyatakan bahwa selama fase pertama acara ini, 36.431 lahan akan dibuka, sementara beberapa lokasi akan tetap terbuka untuk semua orang.

Token-token dari ekosistem Shiba Inu seperti SHIB dan Bone ShibaSwap (BONE) akan digunakan secara luas dalam metaverse ini, sesuai dengan para pengembang.

Token SHIB akan digunakan untuk membeli lahan di metaverse ini. Penggunaan lain yang popular untuk SHIB adalah untuk menambahkan gambar dan logo ke lahan. Ketika gambar-gambar ini diganti, token SHIB akan dibakar, meningkatkan tekanan deflasi.

Pengguna metaverse juga akan memiliki opsi untuk memberi nama atau mengganti nama lahan mereka menggunakan saldo SHIB mereka. Selain itu, orang juga dapat menyewa HUBS, lahan paling berharga di metaverse, dengan SHIB.

BONE akan berperan sebagai token gas untuk jaringan Shibarium yang akan datang, juga akan memainkan peran krusial dalam ekosistem metaverse.

Memulai Hitungan Mundur

Para pengembang Shiba Inu mengungkapkan dalam sebuah postingan blog pada bulan April bahwa sebagian metaverse akan dibuka untuk publik menjelang akhir tahun 2023, meningkatkan semangat para penggemar metaverse.

Sejak saat itu, berbagai pembaruan menarik terus membuat antusiasme berkobar-kobar.

Lucie, anggota kunci tim pemasaran Shiba Inu, mengumumkan strategi multi-platform proyek ini di Twitter. Ini berarti metaverse akan tersedia di perangkat seluler, komputer, dan perangkat realitas virtual (VR).

Dia juga menyebutkan bahwa ada 4 HUBS, yaitu Wagmi, Rocket Pond, Ryoshi dan Tech Trench, yang akan diresmikan pada September 2023.

Dari keempat HUBS tersebut, trailer untuk Rocket Pond telah dirilis bulan lalu. Trailer tersebut menampilkan transformasi sinematik dari lanskap dystopia menjadi dunia cerah yang penuh kehidupan.

Shiba Inu sangat serius dalam mencopot label memecoin dari dirinya. Dengan demikian, mereka telah mengejar proyek-proyek revolusioner seperti Shibarium dan metaverse untuk menonjol di tengah persaingan yang terus berubah dalam dunia Web3.

Jika berhasil, SHIB: The Metaverse bisa membuka jalan bagi kemungkinan baru di ranah virtual, menawarkan pengalaman yang unik dan mendalam bagi pengguna di seluruh dunia. [st]

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.