Kemenangan Ripple Labs Untungkan Coinbase — Blockchain Media Indonesia


Perusahaan jasa keuangan dan bank investasi, JPMorgan menilai keputusan Hakim Pengadilan New York, Analisa Torres perihal token XRP turut menguntungkan Coinbase.

Dilansir oleh The Block, dalam pandangan para analis ekuitas JPMorgan, keputusan terbaru terkait token XRP dari Ripple memberikan manfaat bagi Coinbase karena mengurangi risiko negatif bagi operator bursa kripto tersebut.

“Keputusan ini tampaknya merupakan kemenangan bagi Coinbase dalam gugatan terbarunya oleh SEC,” tulis para analis ekuitas JPMorgan yang dipimpin oleh Kenneth Worthington dalam laporan, belum lama ini.

“Kami melihat Coinbase berada dalam posisi terbaik untuk mendapatkan manfaat dari kepercayaan yang meningkat dan kejelasan regulasi karena posisi Coinbase yang memimpin pasar dan reputasinya yang dihormati dalam industri.”

Pada awal minggu ini, Ripple meraih kemenangan sebagian setelah seorang hakim federal menyatakan bahwa token XRP tidak dianggap sebagai sekuritas ketika dijual di pasar sekunder, tetapi dianggap sebagai sekuritas ketika dijual kepada investor institusional.

Lebih lanjut para analis JPMorgan menjelaskan, keputusan ini menguntungkan bagi Coinbase karena dapat diterapkan pada 13 token yang diperdagangkan secara aktif di Coinbase yang diklaim oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) sebagai sekuritas dalam gugatannya terhadap perusahaan tersebut bulan lalu.

“Jika kasus Ripple ditegakkan, tampaknya akan lebih sulit bagi SEC untuk membuktikan bahwa 13 [token] tersebut adalah sekuritas dan bahwa Coinbase adalah bursa sekuritas yang tidak terdaftar, sehingga membebaskannya dari beberapa lisensi dan persyaratan regulasi di masa depan,” tulis para analis tersebut.

Meskipun keputusan terkait Ripple mengurangi risiko negatif bagi Coinbase, hal itu tidak memberikan kenaikan signifikan secara tambahan bagi perusahaan tersebut, menurut para analis.

“Hal ini karena produk staking dan dompet Coinbase juga menjadi bagian dari gugatan SEC, sehingga akan tampak bahwa Coinbase belum sepenuhnya terbebas dari masalah,” demikian dikutip dalam catatan para analis.

“Selain itu, SEC dapat mengajukan banding terhadap keputusan terkait Ripple, meningkatkan ketidakpastian tentang implikasi dari keputusan terkait Ripple tersebut.”

JPMorgan memberikan peringkat netral untuk Coinbase, sesuai dengan laporan tersebut.

Secara keseluruhan, para analis JPMorgan tetap optimis terhadap ekosistem kripto dalam jangka panjang, dan mereka merasa terbantu oleh beberapa kepastian dari keputusan ini yang berkontribusi pada gambaran keseluruhan tentang regulasi kripto di AS.

Teranyar, crypto exchange Coinbase menyampaikan, akan mengaktifkan kembali perdagangan XRP untuk pertama kalinya dalam sekitar dua tahun. Selain itu, Kraken dan Gemini juga turut hendak relist token XRP.

Sebagaimana diberitakan, pendukung crypto melihat kemenangan token besutan Ripple sebagai tanda bahwa jenis aset semacam ini akan diizinkan berkembang di Amerika Serikat. Namun, putusan tersebut tidak sepenuhnya mengakhiri ketidakjelasan dalam regulasi crypto. [ab]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.