Ini Syarat Harga XRP Cetak Rekor Baru — Blockchain Media Indonesia


Harga kripto Ripple, XRP, berpotensi mencapai rekor tertinggi baru jika indikator teknis membentuk golden cross.

Harga XRP Berpotensi Melejit 

U Today melaporkan bahwa, seorang analis kripto ternama CoinsKid mengatakan bahwa saat terakhir kali XRP mengalami golden cross pada indikator EMA bulanan 10 dan 20, harga XRP melonjak lebih dari 720 persen.

Saat ini, XRP berada di harga US$0,48 dan jika lonjakan serupa terjadi, maka itu akan membawanya mencetak rekor tertinggi baru, mencetak ATH baru.

Indikator teknis semacam ini sering mendorong investor untuk mempertimbangkan posisi beli, karena dapat menjadi tanda bahwa nilai aset tersebut mengalami lonjakan.

Masalah Hukum 

Tidak hanya golden cross yang potensial, Ripple saat ini sedang terlibat dalam pertempuran hukum dengan SEC.

Berdasarkan laporan Bitcoinist, jika Ripple menang dalam gugatan tersebut tahun ini, itu dapat memicu lonjakan harga yang besar bagi XRP, karena akan menghilangkan hambatan signifikan yang telah membatasi adopsi dan kinerja harganya.

Dengan potensi golden cross di depan mata dan hasil positif dalam gugatan SEC, harga XRP mungkin melesat ke tingkat yang belum pernah dijelajahi sebelumnya. CoinsKid menyarankan target minimum sebesar US$9 jika rekor tertinggi berhasil dilampaui.

Saat ini, XRP menempati peringkat ke-6 berdasarkan kapitalisasi pasar. Meskipun sulit untuk memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa ini dengan pasti, namun jelas ada potensi pertumbuhan yang signifikan bagi masa depan XRP.

Dalam perkembangan penting bagi investor XRP, Hakim Federal Phyllis J. Hamilton dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California telah mengesahkan kelas investor dalam gugatan class-action Zakinov vs. Ripple Labs Inc.

Penggugat utama mengklaim bahwa Ripple melanggar undang-undang federal dan negara bagian dengan tidak mendaftarkan aset digitalnya, XRP, sebagai sekuritas.

Perintah Hakim tersebut memungkinkan puluhan ribu pembeli XRP untuk mengajukan klaim sekuritas mereka terhadap Ripple, anak perusahaannya XRP, dan CEO Bradley Garlinghouse sebagai bagian dari kelas tersebut.

Persidangan terakhir dalam gugatan class-action investor XRP terhadap Ripple berlangsung dua bulan yang lalu.

Penggugat utama Bradley Sostack mengajukan permohonan untuk membentuk kelas yang terdiri dari seluruh pemilik XRP di seluruh dunia yang membeli dan saat ini masih memegang XRP atau menjual XRP dengan kerugian.

Hakim Senior Distrik AS Phyllis Hamilton, yang mengawasi persidangan ini, mengeluarkan perintah sertifikasi kelas pada tanggal 30 Juni, yang mengakui hak investor AS untuk mencari ganti rugi hukum.

Namun, penting untuk dicatat bahwa pengacara pembela berhasil mengajukan argumen untuk membatasi kasus ini hanya pada investor AS, meskipun Ripple memiliki jangkauan global.

Hakim Hamilton mengakui perkembangan hukum yang sedang berlangsung mengenai mata uang kripto dan menekankan bahwa berbagai negara sedang berjuang dalam mengklasifikasikan aset digital.

Beliau menyatakan perlunya membiarkan yurisdiksi lain menegakkan peraturan mereka terkait mata uang kripto.

“Mengingat perkembangan hukum dalam area ini, pengadilan enggan menerapkan hukum California pada kelas pembeli XRP di seluruh dunia,” ujarnya.

Putusan ini merupakan kemenangan penting bagi penggugat utama dan para perwakilan hukumnya, Susman Godfrey dan Taylor-Copeland Law.

Sostack mengklaim kerugian sebesar US$118.100 setelah menjual XRP-nya pada tahun 2018 akibat pernyataan yang menyesatkan dari Ripple mengenai status koin tersebut sebagai sekuritas.

Keputusan ini membuka jalan bagi investor XRP lainnya untuk bergabung dengan gugatan class-action ini dan mencari kompensasi atas kerugian yang diduga mereka alami.

Tidak mengherankan, pengacara pembela Ripple dan Garlinghouse berpendapat bahwa anggota kelas memiliki pandangan yang saling bertentangan mengenai apakah XRP seharusnya dianggap sebagai sekuritas.

Mereka berargumen bahwa perbedaan ini akan menciptakan konflik di dalam kelas tersebut.

Namun, Hakim Hamilton menolak argumen ini, dengan menyatakan bahwa perselisihan dapat diselesaikan melalui prosedur standar, yang memungkinkan anggota kelas yang tidak setuju untuk mengeluarkan diri dari gugatan.

“Dengan putusan ini, pengadilan juga menunjukkan kesediaannya untuk menunggu hasil dari kasus SEC vs Ripple sebelum melanjutkan gugatan ini, yang diajukan oleh pengacara penggugat profesional yang mencari keuntungan dari kegagalan AS untuk memberikan kejelasan peraturan,” ujar Juru Bicara Ripple.

Analisis Teknikal

News BTC melaporkan bahwa, harga XRP dapat membangun kekuatan selama mampu mempertahankan posisinya di atas indikator SMA 100 hari (garis merah), dengan support level di kisaran US$0,4860.

Untuk penghalang utama dari bullish, harga XRP perlu menembus US$0,496 karena berada di dekat level Fibo Retracement 61,8 persen. Mari kita saksikan. [st]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.