Ingin Membuat Blockchain dan Crypto Sendiri? 6 Keahlian Ini Wajib Kamu Miliki — Blockchain Media Indonesia


Jika Anda tertarik dengan dunia blockchain dan cryptocurrency yang terus berkembang, atau jika Anda adalah calon crypto-entrepreneur, sangat penting untuk membekali diri Anda dengan keterampilan yang tepat seperti membuat blockchain.

Terdapat beberapa keterampilan – pendekatan belajar yang empatik, holistik, dan transformatif – yang diperlukan untuk menguasai teknologi blockchain dan berinteraksi dengan cryptocurrency.

Analogi Membuat Blockchain: Simfoni Digital

Sebelum melompat ke keterampilan, mari kita buat analogi untuk memahami blockchain dengan lebih baik: pikirkan membuat blockchain sebagai simfoni digital.

Setiap transaksi (instrumen) bekerja selaras satu sama lain, merekam dan memainkan bagian mereka (data transaksi) dalam pola yang saling terkait.

Setelah dimainkan (diverifikasi), itu menjadi bagian dari simfoni permanen (blockchain) – tidak dapat diubah, transparan, dan selalu dapat diakses oleh setiap pendengar (peserta jaringan).

Sekarang, bayangkan Anda ingin menjadi konduktor dari simfoni digital ini. Anda perlu memahami bagaimana setiap instrumen (transaksi) bekerja, lembaran musik (prinsip kriptografi) yang mereka ikuti, dan bagaimana simfoni (jaringan blockchain) dimainkan.

Keterampilan Membuat Blockchain yang Esensial

1. Pemahaman tentang Teknologi Ledger Terdistribusi (DLT)

Sama seperti konduktor simfoni perlu memahami musik, Anda perlu memahami Teknologi Ledger Terdistribusi (DLT) yang merupakan tulang punggung dari setiap blockchain.

Ini melibatkan pemahaman tentang bagaimana transaksi dicatat di banyak komputer, bagaimana data disimpan, dan bagaimana ledger ini berinteraksi satu sama lain.

Ini tentang memahami berbagai jenis DLT dan kasus penggunaan spesifik mereka, dan memahami bagaimana mereka memastikan transparansi dan keamanan data.

2. Kriptografi

Dalam konteks simfoni kita, kriptografi adalah lembaran musik. Ini adalah bahasa tertulis yang menentukan nada dan ritme setiap instrumen (transaksi).

Kriptografi digunakan untuk mengamankan catatan transaksi, memastikan bahwa data tidak diubah atau dimanipulasi.

Sebagai seorang profesional dalam membuat blockchain, memiliki pemahaman yang kuat tentang prinsip kriptografi seperti fungsi hash, kriptografi kunci publik, dan tanda tangan digital sangat penting.

3. Smart Contracts dan Solidity

Smart contracts adalah pola ritme unik yang membuat simfoni blockchain kita unik. Mereka adalah kontrak yang dieksekusi sendiri dengan istilah yang ditulis langsung dalam baris kode, dikutip dari Dailyhodl.

Memahami bagaimana mereka bekerja dan bagaimana mengembangkannya sangat penting untuk bekerja dengan teknologi blockchain seperti Ethereum.

Jika Anda ingin menciptakan ritme Anda sendiri (smart contracts), belajar Solidity – bahasa populer untuk mengembangkan smart contracts – akan sangat bermanfaat.

4. Struktur Data

Dalam simfoni digital kita, struktur data seperti urutan catatan dari lembaran musik. Mereka menentukan bagaimana musik (data) diatur dan berinteraksi. Blockchain menggunakan struktur data yang kompleks seperti pohon Merkle dan daftar terhubung.

Memahami bagaimana mereka bekerja akan memungkinkan Anda untuk memahami cara kerja blockchain pada tingkat yang lebih dalam dan lebih siap untuk membuat dan mengelola sistem blockchain.

5. Teori Jaringan

Karena blockchain adalah jaringan komputer (node), memahami teori jaringan sama pentingnya dengan mengetahui tata letak orkestra.

Memahami prinsip-prinsip teori jaringan dapat membantu Anda memahami bagaimana blockchain tetap terdesentralisasi dan bagaimana informasi menyebar di seluruh jaringan.

Ini melibatkan pemahaman konsep seperti struktur jaringan, algoritma konsensus, dan komunikasi peer-to-peer.

6. Memahami Cryptocurrencies

Sama seperti konduktor perlu mengetahui instrumen individual, memahami sifat dan penggunaan berbagai cryptocurrencies membentuk bagian penting dari keterampilan blockchain.

Ini mencakup pengetahuan tentang Bitcoin dan Ethereum, bersama dengan kripto yang lebih baru dan akan datang, aplikasi spesifik mereka, dan bagaimana mereka berinteraksi dengan berbagai platform blockchain.

Membudidayakan Pendekatan ‘Kind‘ terhadap Blockchain

Meskipun keterampilan teknis memang sangat penting, pendekatan ‘kind‘ terhadap belajar sama pentingnya.

Ini melibatkan pemeliharaan rasa penasaran, menunjukkan empati terhadap orang lain dalam ekosistem, dan menghadapi tantangan dengan kreativitas dan ketahanan.

Ini juga melibatkan tetap diperbarui dengan kemajuan dan tren terbaru dalam dunia kripto dan blockchain, memahami dampak sosial dan lingkungan dari teknologi ini, dan membina pola pikir tanggung jawab etis dan inovasi.

Catatan Akhir

Menguasai keterampilan membuat blockchain tidak terjadi dalam semalam. Sama seperti memimpin simfoni, itu membutuhkan kesabaran, latihan, dan dedikasi.

Dengan membekali diri Anda dengan keterampilan teknis ini, membudidayakan pendekatan belajar ‘kind‘, dan tetap fleksibel terhadap lanskap blockchain yang inovatif dan berubah cepat, Anda dapat efektif menjelajahi dan membuat dampak di cryptoverse.

Ingatlah, setiap melodi yang Anda pelajari membawa Anda satu langkah lebih dekat untuk memimpin simfoni digital Anda.

Dalam dunia blockchain, belajar tidak pernah berhenti – simfoni terus berkembang. Jangan takut untuk terjun, memahami musiknya, dan pada waktunya, bahkan menciptakan yang Anda sendiri. [az]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.