Horang Kaya! Sejumlah Holder Bitcoin Beli BTC Setara US$2 Milyar Selama 6 Pekan Terakhir — Blockchain Media Indonesia


Data on-chain yang menunjukkan sejumlah holder Bitcoin telah melakukan aksi beli hampir US$2 miliar aset BTC kurun enam minggu terakhir. Dasar horang kaya!

NewsBTC melaporkan, dalam enam minggu terakhir saja, para holder ini telah bersama-sama membeli sekitar 71.155 BTC, setara dengan sekitar US$1,97 miliar pada tingkat pertukaran saat ini.

Lonjakan ini telah meningkatkan total kepemilikan para holder Bitcoin menjadi sekitar 15,2 juta BTC, tertinggi sejak Januari 2022.

Lebih lanjut, mereka sekarang hanya berselisih sekitar 90.000 BTC dari melampaui rekor tertinggi sebelumnya yang dicapai pada November 2021, ketika mereka bersama-sama memiliki sekitar 15,29 juta BTC.

Lonjakan dalam akumulasi ini telah menarik perhatian para investor dan analis, yang memunculkan pertanyaan tentang implikasi terhadap tren harga Bitcoin di masa depan.

Menurut analsis firma analitik on-chain Santiment, alamat Bitcoin yang memegang antara 1 hingga 10.000 BTC telah meningkatkan kepemilikannya sebanyak 71.555 BTC dalam waktu dekat ini.

Data ini dilacak melalui metrik Distribusi Pasokan BTC, yang mengkategorikan pemegang Bitcoin berdasarkan jumlah koin yang mereka miliki.

“Dalam konteks diskusi saat ini, investor berukuran menengah dan besar di pasar menarik perhatian. Biasanya, ini adalah alamat-alamat yang memiliki 1 hingga 10.000 BTC,” terang media crypto.

Di tengah lonjakan akumulasi ini, analis kripto di Benzinga memberikan wawasan tentang situasi yang berkembang.

Melansir dari Benzinga, analis tersebut meyakini peran Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap devaluasi pasokan uang sangat penting.

Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa nilai kripto ini bisa menghadapi tantangan selama periode kontraksi moneter.

Analis tersebut menekankan pentingnya likuiditas dalam pasar kripto dan memperingatkan tentang risiko potensial bagi holder yang melakukan aksi beli BTC dalam kisaran US$25.000 hingga US$32.000.

Dia mengusulkan bahwa jika mereka yang telah melakukan pembelian pasar selama beberapa bulan terakhir menyadari bahwa tidak ada cukup momentum untuk melewati level dukungan sebelumnya, investor mungkin akan mulai melakukan penjualan, yang berpotensi mengakibatkan penjualan besar.

Bitcoin telah bergerak relatif stabil di sekitar level US$27.700, menunjukkan stabilitas relatif setelah penurunan harga baru-baru ini.

Namun, tren akumulasi yang terus berlanjut di kalangan pemegang Bitcoin berukuran menengah hingga besar memunculkan pertanyaan tentang dampak potensial terhadap dinamika harga Bitcoin di masa depan. [ab]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.