Crypto Exchange Ini Didukung oleh Korporasi Raksasa Global, Pengguna Terbatas dari Kalangan Institusi — Blockchain Media Indonesia


Crypto exchange EDX telah hadir dengan didukung oleh korporasi raksasa global, terbatas untuk para pengguna institusi.

Berdasarkan laporan Yahoo Financecrypto exchange anyat tersebut baru mendukung empat crypto utama, yaitu Bitcoin (BTC), Bitcoin Cash (BCH), Ethereum (ETH) dan Litecoin (LTC).

Menariknya, empat aset digital tersebut belum diklasifikasikan sebagai sekuritas oleh SEC AS, memberikan lingkungan regulasi yang menguntungkan untuk perdagangan mereka.

Crypto Exchange yang Didukung oleh Korporasi Raksasa Global

Untuk mendukung operasional dan pertumbuhan, EDX baru saja menyelesaikan putaran pendanaan, meraup investasi dari beberapa korporasi raksasa global.

Itu termasuk dukungan dari operator bursa opsi terkemuka Miami International Holdings, serta afiliasi dari perusahaan-perusahaan perdagangan propietari ternama seperti DV Trading, GTS, GSR dan Hudson River Trading.

Diketahui, dana segar yang didapat akan dimanfaatkan EDX untuk memperluas layanan dan membangun kehadiran yang kuat di pasar crypto.

Salah satu fitur utama EDX adalah adopsi model non-kustodial, yang membedakannya dari bursa tradisional. Alih-alih langsung menangani aset digital pengguna, EDX beroperasi sebagai platform perdagangan.

Seperti bagaimana perusahaan pialang beroperasi di pasar saham tradisional, EDX memungkinkan investor untuk memesan transaksi melalui perusahaan perantara, meminimalkan risiko yang terkait dengan bursa kustodial.

Meningkatnya popularitas bursa non-kustodial seperti EDX dipicu oleh kerentanan yang terungkap oleh model kustodial.

Pada tahun lalu, kejatuhan crypto exchange FTX menyoroti risiko yang terkait dengan kontrol terpusat atas aset pengguna.

Selain itu, Binance juga tengah menghadapi tuduhan dari SEC terkait pencampuran aset pelanggan. Insiden-insiden ini telah memunculkan kekhawatiran tentang keamanan dana pengguna dan kebutuhan akan model alternatif.

Dengan menerapkan pendekatan non-kustodial, EDX berupaya memberikan pengguna kontrol dan keamanan yang lebih tinggi atas aset digital mereka.

Dengan model tersebut, crypto exchange baru ini menghindari kepemilikan langsung atas dana pengguna, mengurangi risiko penggunaan yang tidak tepat atau penyalahgunaan.

Dengan meniru pasar saham tradisional, EDX bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan baik dari pengguna maupun regulator.

Ketika pengawasan regulasi semakin ketat, model non-kustodial dari EDX dapat menjadi alternatif yang lebih aman dan sesuai aturan bagi para trader.

Kedepannya, EDX berencana untuk memperkenalkan layanan kliring nanti dalam tahun ini, yang akan meningkatkan infrastruktur untuk transaksi dan pembayaran yang aman.

Kliring tersebut akan memfasilitasi penyelesaian transaksi dan memperlancar pertukaran dana, meningkatkan efisiensi dan keandalan platform. [st]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.