Chainlink CCIP Resmi Meluncur, Ini Fungsinya — Blockchain Media Indonesia


Jaringan oracle terdesentralisasi terkemuka Chainlink secara resmi meluncurkan Protokol Interoperabilitas Cross-Chain (CCIP) di mainnet, menandai tonggak penting dalam industri blockchain.

Berdasarkan postingan blog resmi Chainlink, protokol tersebut dirancang untuk memfasilitasi komunikasi dan interaksi yang mulus antara berbagai jaringan blockchain, mengatasi kebutuhan akan interoperabilitas dalam lanskap multi-chain yang berkembang di Web3.

Chainlink CCIP Resmi Meluncur 

CCIP telah memasuki fase mainnet early access di blockchain Avalanche, Ethereum, Optimism dan Polygon. Protokol ini telah diadopsi oleh protokol DeFi terkemuka dalam derivatif dan peminjaman, seperti Synthetix dan Aave.

Synthetix sudah beroperasi di mainnet CCIP, sementara Aave, bersama BGD Labs, mengintegrasikan CCIP ke dalam protokol mereka di mainnet.

Protokol ini bertujuan untuk mengatasi fragmentasi aplikasi, aset on-chain dan likuiditas pasar di berbagai blockchain yang terputus.

Solusi cross-chain yang ada sebelumnya kompleks dan sering tidak aman, dengan kerugian lebih dari US$2 milyar akibat eksploitasi cross-chain.

CCIP bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menyediakan protokol interoperabilitas yang aman, handal dan mudah digunakan untuk membangun aplikasi dan layanan cross-chain.

CCIP didukung oleh jaringan oracle terdesentralisasi Chainlink, yang telah terbukti melindungi puluhan milyar dolar AS dan memungkinkan lebih dari US$8 triliun nilai transaksi on-chain.

Protokol ini juga memiliki mekanisme keamanan tambahan, seperti batasan laju transfer token yang dapat disesuaikan dan Jaringan Active Risk Management (ARM) terpisah yang memantau validitas semua transaksi cross-chain.

Protokol ini memungkinkan berbagai kasus penggunaan, termasuk aset token ter-tokenisasi cross-chain, agunan cross-chain, token staking likuid cross-chain, NFT cross-chain, abstraksi akun cross-chain, permainan cross-chain, serta penyimpanan dan komputasi data cross-chain.

Pendiri dan CEO Chainlink, Sergey Nazarov, menyoroti potensi CCIP untuk menghubungkan DeFi dengan lembaga keuangan tradisional.

SWIFT juga berencana menggunakan CCIP untuk bekerja dengan bank multinasional di seluruh dunia guna membawa token aset dunia nyata senilai milyaran dolar AS ke dunia DeFi.

“Satu jaringan oracle bertanggung jawab untuk menyalurkan pesan dan nilai. Yang lainnya bertanggung jawab untuk memantau dan menentukan apakah properti dari transaksi yang melalui yang pertama berisiko atau tidak,” ujar Nazarov, dilansir dari Blockworks.

Peluncuran CCIP diharapkan akan menciptakan gelombang inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Web3, menetapkan standar baru dalam utilitas, keamanan, keandalan dan pengalaman pengembang cross-chain. Mari kita saksikan. [st]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.