Bukti Bank Raksasa Jerman Minat Crypto — Blockchain Media Indonesia


Bank raksasa asal Jerman telah mengajukan permohonan kepada Otoritas Pengawas Keuangan Federal (Bafin) untuk menawarkan layanan penyimpanan aset digital, tunjukkan minat pada aset crypto.

Langkah tersebut menandai upaya strategis dari Deutsche Bank, salah satu bank raksasa Jerman, untuk memperluas bisnisnya dan memanfaatkan permintaan yang semakin meningkat terhadap layanan terkait aset digital.

Bank Raksasa Jerman Lirik Crypto 

Bitcoin News melaporkan bahwa, Kepala Unit Perbankan Komersial Deutsche Bank David Lynne mengumumkan niat bank untuk masuk ke pasar penyimpanan aset digital.

“Kami sedang mengembangkan bisnis aset digital dan penyimpanan,” ujar pihak Deutsche Bank.

Ia juga mengungkapkan bahwa bank tersebut telah mengajukan permohonan lisensi aset digital kepada Bafin. Perkembangan ini sejalan dengan strategi lebih luas bank raksasa Jerman tersebut untuk meningkatkan pendapatan dari biaya dalam divisi bank korporasi.

DWS Group, divisi pengelolaan aset Deutsche Bank, juga telah menjelajahi penawaran terkait aset digital sebagai bagian dari upaya ekspansi pendapatan.

Divisi bank korporasi Deutsche Bank awalnya mengungkapkan niatnya untuk menawarkan layanan penyimpanan aset digital pada akhir tahun 2020, namun tanpa memberikan jangka waktu spesifik untuk peluncuran layanan tersebut.

Sejak saat itu, terjadi perubahan kepemimpinan, dengan Stefan Hoops, mantan Kepala Divisi tersebut, yang mengambil peran sebagai CEO di DWS Group, dan David Lynne mengambil alih divisi tersebut satu tahun sebelumnya.

Diketahui, Bafin telah menerima lebih dari 40 gelagat minat dari bank-bank yang berharap mendapatkan persetujuan untuk menjalankan bisnis penyimpanan crypto di masa depan.

Langkah Deutsche Bank untuk menawarkan layanan penyimpanan aset digital menandakan langkah maju yang signifikan bagi industri perbankan di Jerman.

Itu mencerminkan pengakuan yang semakin meningkat di antara lembaga keuangan akan pentingnya crypto dan aset digital dalam lanskap keuangan yang berkembang.

Dengan memperoleh persetujuan regulasi, bank raksasa Jerman tersebut akan berada pada posisi yang baik untuk memenuhi kebutuhan klien yang semakin tertarik untuk mendiversifikasi portofolio mereka dengan aset digital.

Ekspansi ke layanan penyimpanan aset digital dapat memberikan banyak manfaat bagi Deutsche Bank. Pertama, ini menawarkan potensi peningkatan pendapatan melalui biaya transaksi dan pengelolaan aset digital.

Selain itu, ini juga memungkinkan bank tetap kompetitif di pasar yang berubah dengan cepat, di mana pelanggan mencari layanan keuangan komprehensif yang mencakup aset tradisional dan digital.

Langkah Deutsche Bank ke dalam ruang penyimpanan aset digital diharapkan dapat membuka jalan bagi bank-bank besar lainnya untuk mengikuti jejaknya. [st]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.