3 Negara Bagian di AS Ramah Crypto — Blockchain Media Indonesia


Perkembangan industri kripto berjalan seiring dengan evolusi hukum dan regulasi yang mengaturnya.

Sementara banyak regulasi federal cenderung membatasi ruang lingkup kripto, beberapa negara bagian di AS justru mengambil pendekatan yang berbeda, ramah crypto dan mendorong pertumbuhannya.

Negara Bagian AS yang Ramah Crypto 

Berdasarkan laporan Nasdaq, ada tiga negara bagian yang paling ramah terhadap crypto di AS, yaitu Wyoming, Texas dan Florida.

Negara-negara tersebut telah mengakui potensi dan masa depan industri crypto, sehingga menerapkan legislasi inovatif dan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi para investor dan pengusaha.

Wyoming: Pelopor dalam Menerangi Jalan

Wyoming telah muncul sebagai pelopor di ruang crypto yang ramah, dengan menerapkan beberapa inisiatif untuk mendukung pertumbuhan industri tersebut.

Salah satu keuntungannya adalah tidak adanya pajak pendapatan negara, membuatnya menjadi tujuan menarik bagi para crypto trader yang mencari perlakuan pajak keuntungan modal yang menguntungkan.

Selain itu, Wyoming telah mengesahkan undang-undang untuk menciptakan kerangka regulasi yang ramah terhadap organisasi otonom terdesentralisasi (DAO), trust dan perlindungan privasi.

Salah satu Pendiri The Wyoming Blockchain Coalition, David Pope, menekankan bahwa negara bagian ini memandang crypto dan teknologi blockchain sebagai hal yang perlu dipelihara, bukan dibatasi dan dikontrol.

Akibatnya, Wyoming telah memperkenalkan lebih dari 30 perangkat legislasi yang memungkinkan dalam waktu lima tahun saja, menjadikannya negara pilihan untuk menyelenggarakan bisnis berbasis blockchain.

“Kami mencapai ini dengan melihat crypto dan blockchain bukan sebagai sesuatu untuk dibatasi dan dikendalikan, tetapi sebagai sesuatu untuk dipelihara dengan kombinasi kepastian definisi, pagar pembatas dan insentif yang tepat,” ujar Pope.

Texas: Mendorong Inovasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Texas, dengan sejarah dukungannya terhadap inovasi dan pertumbuhan ekonomi, juga menjadi salah satu negara bagian di AS yang ramah terhadap crypto.

Texas Blockchain Council telah berperan penting dalam mengesahkan beberapa perangkat legislasi yang mempromosikan lingkungan regulasi yang kondusif bagi para pelaku di ruang crypto.

Undang-undang seperti HN 4474 mengakui mata uang virtual dan menciptakan kerangka kerja untuk mengamankan aset digital melalui kepemilikan kunci pribadi.

Selain itu, HB 1576 menciptakan kelompok kerja blockchain, sementara HB 591 mendorong keberlanjutan dengan memungkinkan para penambang bitcoin untuk menggunakan gas sisa sebagai sumber energi.

Akhirnya, HB 1666 adalah undang-undang yang mewajibkan bursa untuk memberikan bukti cadangan kepada Departemen Perbankan Texas, guna meningkatkan perlindungan bagi para investor.

Florida: Basis Utama Crypto di Miami

Florida, terutama Miami, telah menjadi basis utama bagi  crypto dalam beberapa tahun terakhir, menarik para pengusaha dan menggelar berbagai konferensi terkait crypto yang menciptakan banyak kegembiraan.

Ketidak adanya pajak pendapatan negara menjadi daya tarik tambahan bagi individu dan perusahaan di industri kripto.

Advokasi Wali Kota Miami, Francis Suarez, mendukung Bitcoin dan penempatan whitepaper Bitcoin karya Satoshi Nakamoto dengan memunculkannya di situs web kota, menunjukkan komitmen Miami terhadap inovasi crypto.

“Kota Miami percaya pada Bitcoin. dan saya bekerja siang dan malam untuk mengubah Miami menjadi pusat inovasi crypto. Bangga untuk mengatakan Miami adalah pemerintah kota pertama yang menjadi tuan rumah whitepaper Satoshi di situs pemerintah,” ujar Suarez.

Di sisi lain, oposisi DeSantis telah melarang penggunaan mata uang digital bank sentral (CBDC), menjadi aspek lain yang menunjukkan pendekatan ramah crypto Florida. [st]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.